Prosedur Pekerjaan Galian Pipa PE dan Pipa Baja (Carbon Steel) Pada Sistem Jaringan Pipa Distribusi Gas Bumi dan Fasilitas Penunjangnya

Gambar 1 Galian Pipa
sumber : dok. PT Saghata Adika Prominensa
Dalam konstruksi sistem jaringan pipa distribusi gas bumi, terdapat pekerjaan penggalian pipa. Pekerjaan penggalian pipa tersebut harus diatur. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggalian pipa:
Lokasi utilitas bawah tanah harus diperhatikan sebelum melakukan penggalian.
Dalam persiapan, perlu dilakukan penetapan tujuan penggalian, mengindentifikasi lokasi penggalian, dan lokasi utilitas bawah tanah.
Ijin dari pihak terkait harus didapatkan serta informasi kepada pemilik rumah atau industri bisnis terkait bahwa fasilitas yang ada akan terkena dampaknya harus dilakukan.
Fasilitas pengendali lalu lintas harus disediakan dan dipasang sekitar 10 meter dari lokasi pekerjaan.
Semua material dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk penggalian harus disediakan.
Observasi kondisi tanah, utilitas bawah tanah, pipa gas/limbah/PDAM, dan utilitas lain juga harus dilakukan.
Penempatan tanda tanda peringatan untuk keselamatan masyarakat umum harus disediakan.
Alat Excavator dapat digunakan jika memungkinkan, namun jika tidak dimungkinkan, maka penggalian harus dilakukan secara manual.
Untuk tanah galian harus diurus sehingga tidak mengganggu kegiatan lain di sekitar lokasi penggalian, serta miminimalkan kerusakan pada pohon, pagar atau fasilitas lain.
Terdapat jarak aman antara utilitas bawah tanah dan peralatan kerja untuk menghindari kerusakan terhadap utilitas yang
ada.
Untuk fasilitas penunjang untuk melindungi utilitas bawah tanah yang ada dapat dipersiapkan jika memang diperlukan
Panjang galian yang terbuka selama 1 x 24 jam harus dibatasi maksimal 100 m atau sesuai ijin yang diberikan.
Untuk barikade harus dipersiapkan disepanjang galian, sedangkan untuk daerah rawan longsor sisa galian harus diperkeras atau dipasangi penahan agar tidak longsor.
Ruang untuk lebar galian harus cukup untuk penurunan pipa kedalam tanah, penyambungan pipa di dalam galian (jika diperlukan), serta penimbunan dan pemadatan tanah pada bagian sisi kanan dan kiri pipa.
Lebar minimum dasar galian adalah selebar diameter luar pipa ditambah 30 cm, lebar dibagi rata di dua sisi pipa.
Jika diperlukan pelindung beton maka lebar minimum galian ditambar 60 cm di luar diameter pipa dan dibagi rata untuk dua sisi pipa.
Kedalaman minimal galian untuk instalasi pipa di jalan umum adalah 110 cm untuk pipa PE dan 150 cm untuk pipa baja diukur dari atas permukaan pipa ke permukaan jalan.
Metode Concrete slab atau casing baja dapat diaplikasikan pada kondisi kedalaman galian yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Kedalaman galian untuk pipa induk PE di jalan lingkungan minimal 80 cm diukur dari atas permukaan pipa sampai dengan permukaan jalan.
Untuk pipa service PE di jalan umum/utama dan jalan lingkungan kedalaman galian minimal 80 cm diukur dari atas permukaan pipa ke permukaan jalan Untuk pipa service PE di lahan milik pelanggan memiliki kedalaman galian minimal 40 cm.
Tabel 1 Kedalaman Minimum Galian PE

Untuk pipa baja kedalaman galian adalah 150 cm dari permukaan atas pipa, jika pipa dipasang di bawah jalan raya utama maka minimal kedalaman 200 cm dari permukaan atas pipa.
Bila pipa yang akan dipasang di lahan pelanggan terkena beban seperti pada jalan umum normal maka persyaratan untuk jalan umum diterapkan Jarak galian peletakan pipa terhadap bangunan harus sesuai dengan tabel 2.
tabel 2 Jarak Minimum Pipa Terhadap Bangunan

Dasar galian harus diratakan dan harus bersih dari akar tanaman, kayu, batu, bahan bahan dari logam, gundukan tanah atau material lain yang bisa merusak pipa, seluruh galian harus diperiksa sebelum pipa dipasang.
Kedalaman galian dapat ditambah dan di dasarnya ditambahkan pasir jika daerahnya berbatu atau galian dapat menyebabkan kerusakan pipa.
Galian pipa harus bebas dari genangan air.
Material yang berasal dari permukaan harus dipisahkan dengan sub soil (tanah bagian dalam).
Memastikan saluran air terutama jika tanah galian menumpuk saluran air, dan jika kondisi mengizinkan tanah harus ditumpuk sebagai pembatas yang melindungi lokasi pekerjaan dari lalu lintas.
Material tidak boleh mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan yang lewat sehingga harus ditumpuk.
Proses penggalian yang menyebabkan kerusakan pada utilitas bawah tanah harus segera menghubungi pemilik utilitas dan dijelaskan detail lokasi dan kerusakannya, perbaikan harus segera dilakukan.
Kemudian jika kerusakan utilitas yang terjadi menyebabkan adanya gas yang menyembur serta mudah terbakar, beracun atau berbahaya maka segera hubungi operator utilitas, atau polisi dan pemadam kebakaran. Sebelum yang berwenang tersebut datang, diperlukan pengamanan terhadap area sekitar terutama dari manusia, kerusakan tersebut harus diperbaiki sebelum penggalian atau pengerugan dilanjutkan
Sumber:
PT Perusahaan Gas Negara. Prosedur Pekerjaan Galian Pipa. 2021.